“Di kedua tepi Sungai Yangtze, hijau segar membentang luas; di lahan sawah seluas ribuan hektare di Jian Sankiang, ombak padi bergulung-gulung; di Qianhai Shenzhen, semangat hidup memancar kuat; di Zhangjiang Shanghai, energi dan vitalitas melimpah ruah; Jembatan Hong Kong–Zhuhai–Macao menjulang megah menghubungkan tiga wilayah… Semua prestasi ini diraih berkat kerja keras seluruh etnis bangsa Tiongkok yang ‘menggulung lengan baju’, serta keringat dan perjuangan tak kenal lelah para pekerja di era baru.” Inilah pengamatan penuh kegembiraan Presiden Xi Jinping selama kunjungan inspeksinya ke berbagai daerah. Beliau secara antusias memuji kontribusi dan dedikasi setiap pekerja, serta dengan penuh keyakinan dan semangat menaruh harapan besar agar 1,4 miliar putra-putri Tiongkok terus berupaya keras guna menciptakan pencapaian-pencapaian baru di perjalanan sejarah yang sedang dibuka.


Tahun 2019 merupakan peringatan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Selama 70 tahun ini, bangsa Tiongkok telah melewati berbagai rintangan dan tantangan, serta menempuh perjalanan penuh badai dan hujan. Sejak tahun 1949 hingga kini, negara kita telah mencapai perkembangan pesat yang luar biasa, menciptakan sejarah yang sungguh menakjubkan—sebuah Tiongkok yang dinamis, sebuah Tiongkok yang penuh vitalitas, serta sebuah Tiongkok yang melimpah ruah dalam semangat kemajuan dan kesejahteraan. Saat ini, sosialisme dengan ciri khas Tiongkok telah memasuki era baru; jarak menuju pencapaian dua target “seratus tahun” pun semakin dekat. Untuk dapat berdiri tegak di tengah komunitas internasional dan mewujudkan Mimpi Besar Pembaruan Nasional Tiongkok, kita hari ini tetap harus berlari kencang, menjadi pengejar mimpi, berjuang tanpa henti, serta maju dengan penuh keteguhan dan tekad.


“Menggulung lengan baju dan bekerja keras” merupakan pemahaman paling mendalam kita tentang semangat bersatu padu dalam menghadapi tantangan. Kata-kata indah tak sebanding dengan tindakan nyata; seruan keras tak seefektif langkah konkret. Menggulung lengan baju berarti memberi tahu diri sendiri bahwa kita harus bekerja keras, sekaligus menyampaikan kepada orang lain bahwa kita siap memulai pekerjaan—ini adalah suatu sikap. Cintai pekerjaanmu sebagaimana engkau menjalani profesimu, dan lakukanlah dengan sepenuh hati. Hormati profesi yang kamu geluti, cintai pekerjaan yang sedang kamu jalani—hanya dengan begitu kita mampu terus berinovasi dan maju, serta meraih kesuksesan dalam karier. Dunia kerja tidak memelihara orang malas, dan tim kerja tidak menampung orang pemalas. Kita harus benar-benar mencintai pekerjaan kita secara tulus, serta aktif dan penuh antusiasme terlibat di dalamnya—pekerjaan ini akan memberimu makna selama separuh hidupmu, menjamin kehidupanmu, serta meningkatkan nilai dirimu.


 Menyambut perayaan 70 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok, Zhejiang Xinyun Wood Industry Groupmengucapkan selamat Hari Nasional kepada seluruh rakyat Tiongkok!